Dimana menemukan Tempat Pertanian Holtikultura Yang Menjadi Primadona


  Udara pagi yang dingin tanah dan basah masih membekas di tanah kebun sepertinya bekas hujan tadi malam,seakan menepati janjinya menyajikan panorama hamparan areal pertanian memberikan satu keping keindahan alam Pangalengan yang di berikan oleh sang Pencipta. 

Iring- iringan para buruh tani sepertinya berbaris rapih berjalan di antara kebun kebun menuju tanah garapan masing masing,canda tawa dan semangat pagi mereka adalah bekal untuk meraih harapan dari pekerjaannya ,Matahari mulai beranjak naik terhalang pegunungan yang mengelilingi daerah pertanian Pangalengan,hamparan lahan terlihat dari kejauhan seperti permadani warna hijau dengan textur yang bercorak. 

Pangalengan adalah salah satu kecamatan di sebelah selatan Kabupaten Bandung yang berjarak kurang lebih 29 Km dari kantor Kabupaten Bandung, Kecamatan ini terdiri dari 13 Desa dan terletak pada 1070 29’ -1070 39’bujur timur dan 70 19’-70 6’lintang selatan sedangkan berdasarkan fotografinya sebagian wilayah kecamatan Pangalengan merupakan pegunungan atau perbukitan dengan ketinggian diatas permukaan laut 984 m sampai 1.571 m .sehinga untuk suhu di kecamatan pangalengan mencapai 16.0 celcius sampai 25.0 celcius,sehingga Pangalengan cocok sekali sebagai daerah pertanian dan merupakan salah satu sentra pertanian menyumbang terbesar dari total produk domestik regional Bruto kecamatan Pangalengan bahkan ketingkat Kabupaten Bandung, melihat dari sektor yang ada maka sektor Pertanian merupakan sektor yang patut mendapat perhatian lebih, baik dari pihak Pemerintah daerah maupun masyarakat pertanian sendiri. 

Jenis jenis tanaman Pangan yang di usahakan di Masyarakat Pangalengan diantaranya adalah.
Antara lain seperti Jagung,padi,ubi kayu,ubi jalar kacang tanah,kacang panjang dan kacang merah
Hal ini mempengaruhi tingkat produktipitas tanaman padi menjadi 62.90 kw/Ha ditahun 2015.dan untuk tanaman padi palawija, produksi padi masih di tngkat bawah keadaan ini dapat dipahami karena luas areal untuk tanam padi cukup kecil jika dibandingkan dengan luas areal yang ditanami tanaman holtikultura .

Penulis mencari keingintahuan berapa luas tanaman dan produktivitas tanaman Holtikultura dan menurut badan Statistik Kecamatan Pangalengan tahun 2015 bahwa tanaman yang ditanamai holtikultura yaitu:
  seluas 2.190.00 Ha Untuk tanaman kentang dengan produktipitas 44.539.90 ton ,tanaman kubis 1.701.00 Ha,produksi 388.899,80 ton,tanaman cabe 353,00 Ha produksi 10.415,60 ton tanaman bawang merah 569,00 Ha ptoduksi 6,481,00 ton,tanaman wortel 806,00 Ha produksi 18,520,80 ton,tanaman Tomat 608,00 Ha produksi 33,916,00 ton tanaman labu siam 12.00 Ha produksi 55,650,50 ton, tanaman sawi 858,00 Ha produksi 18,204,70 ton. 

  Sedangkan tanaman pangan dan holtikultura lainnya berkisar antara 1 hingga 56 hektar saja .untuk semua tanaman di tahun 2015 mengalami penurunan di tahun sebelumnya di sebabkan yang utama faktor cuaca yang tidak menentu.tanaman holtikultura merupan primadona di kecamatan pangalengan di bandingkan tanaman lainnya,tanaman holtikultura memeiliki unggulan yaitu seperti Kentang,kubis,petsai/sawi,wortel,tomat,labu siam bawang merah,cabe serta di ikuti tanaman buah buahan yaitu jeruk,Alpukat, dan pisang. Untuk tanaman Perkebunan seperti,teh dan kopi,strawberi yang juga diusahan di Kecamatan Pangalengan 

Untuk Tanaman perkebunan ,yang diusahakan yang utama yaitu teh dan Kopi tanaman kopi yang di usahan oleh masyarakat 944.20 Ha ,pihak sewasta 368,00 Ha dan tanaman teh yang di kelola Masyarakat 968,97 Ha,pihak swasta /BUMN sebesar 5.682,02 Ha ini tanaman ada dilahan adat,swasta ada juga dilahan milik pemerintah/lahan kehutanan .untuk mengusahan tanaman tersebut.

Penutup,beberapa hal yang terkait dengan pertanian perkebunan Pangalengan,apabila ada hal yang kurang atau tidak sesuai dengan artikel Saya Ini maka Saya akan senang bila anda memberikan Komentar,yang nanantinya bisa Saya Jadikan Reperensi untuk melengkapi Artikel ini.

Subscribe to receive free email updates: